Inovasi ramah lingkungan Biosaka yang diperkenalkan oleh Muhammad Ansar kini semakin ramai diperbincangkan di kalangan petani dan pegiat pertanian organik di Indonesia. Temuan yang berasal dari pendekatan alami ini bahkan dinilai fenomenal karena tidak hanya dimanfaatkan dalam budidaya pertanian, tetapi juga disebut mampu membantu mengatasi berbagai persoalan lingkungan, termasuk mengurangi bau menyengat dari sampah dan limbah hanya dalam waktu singkat.

Selain dikenal dalam praktik pertanian organik, Biosaka juga disebut memiliki kemampuan membantu mengurangi bau menyengat dari berbagai sumber limbah. Temuan ini kemudian mendorong lahirnya berbagai gerakan relawan yang berupaya memperkenalkan manfaatnya kepada masyarakat.

Salah satunya dilakukan oleh komunitas relawan SAKA (Selamatkan Alam Kembali ke Alam) yang aktif mengajak masyarakat menjaga lingkungan dengan pendekatan alami.

Aktivasi N Level 1 di Lingkungan RT

Sebagai bagian dari gerakan peduli lingkungan, relawan SAKA melakukan sosialisasi sekaligus aktivasi N Level 1 di kalangan ibu-ibu RT. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi praktis untuk mengatasi berbagai sumber bau yang sering muncul di lingkungan permukiman.

Relawan SAKA, Erlin Pati, menjelaskan bahwa N Level 1 dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi bau tidak sedap dari berbagai sumber, mulai dari limbah rumah tangga hingga sampah organik.

“Penggunaannya cukup mudah. Misalnya untuk menghilangkan bau amis pada ikan, termasuk kepala ikan salmon, cukup diaplikasikan pada bagian yang berbau,” jelas Erlin saat kegiatan sosialisasi kepada warga.

Solusi untuk Berbagai Sumber Bau

Menurut relawan, N Level 1 dapat digunakan di berbagai tempat yang sering menimbulkan bau menyengat, di antaranya:

  • Sampah pasar
  • Gerobak dan truk pengangkut sampah
  • Tempat pembuangan sampah (TPS dan TPA)
  • Limbah rumah potong hewan (RPH)
  • Tempat pelelangan ikan (TPI)
  • Selokan atau got yang berbau
  • Septic tank atau kloset
  • Bau kotoran hewan peliharaan
  • Pabrik pengolahan karet
  • Kandang sapi, kambing, dan ayam
  • Kolam budidaya lele
  • Limbah pengolahan maggot
  • Karpet, kaos kaki, dan berbagai benda rumah tangga lainnya yang menimbulkan bau

Dengan berbagai manfaat tersebut, N Level 1 dinilai dapat menjadi alternatif sederhana bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dibagikan Gratis untuk Relawan dan Masyarakat

Relawan SAKA menyebutkan bahwa N Level 1 dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang ingin mencoba. Produk ini tidak diperjualbelikan di toko dan disalurkan melalui jaringan relawan sebagai bagian dari gerakan sosial lingkungan.

“Kami ingin masyarakat ikut terlibat langsung menjaga lingkungan. Karena itu N Level 1 kami bagikan gratis kepada relawan dan warga yang berminat,” kata Erlin.

Gerakan Selamatkan Alam

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Selamatkan Alam Kembali ke Alam, sebuah gerakan yang mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah.

Relawan berharap langkah kecil yang dilakukan masyarakat, seperti mengatasi bau sampah dan limbah secara alami, dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian alam.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk mendukung konsumsi pangan lokal yang sehat serta mencintai produk dalam negeri demi mewujudkan lingkungan yang harmonis dan berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut mengenai gerakan ini dapat diakses melalui situs resmi biosaka.co.id.

Para relawan berharap gerakan sederhana yang dimulai dari lingkungan rumah tangga ini dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam. Melalui pemanfaatan Biosaka dan N Level 1, masyarakat diajak kembali pada prinsip hidup selaras dengan alam, mengelola sampah secara bijak, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang

By admin

Jurnalist dan videografer peduli alam dan lingkungan spesifik dunia pertanian dan peternakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *