Lanjutan Vibrasi Energi Biosaka Jilid 3

Sebagai satu cabang ilmu kedokteran, ilmu kinesiologi mengajarkan tentang kecerdasan tubuh manusia. Melalui ilmu kinesiologi kita dapat mengetahui dan mengukur kondisi tubuh seseorang. Ada dua prinsip dasar dalam kinesiologi yakni: your body never lie serta konsepsi body intelligence atau kecerdasan alami tubuh. Kinesiologi mengajarkan bagaimana gerak tubuh sehingga dalam wktu singkat, murah dan mudah dapat mengembalikan potensi sel sel shg cepat pulih kembali menjadi kondisi fitrah.

Tubuh kita cerdas bisa merasakan sendiri keluhan yang dialami dan apa yang diinginkan untuk mensolusinya.  Ketika merasa lelah, tubuh ingin berucap “aku ingin istirahat”… maka beristirahatlah, jangan divorsir kerja. Tubuh membutuhkan keseimbangan antara: Kerja, Istirahat, Olahraga, Makan dan Tidur. Ritme hidup mesti seimbang dan keteraturan.

Ketika merasa mengantuk, maka tubuh bilang “aku ingin tidur”… maka tidurlah… Jangan kerja terus dan minum stimulan, makanan penguat agar tidak ngantuk.  Ketika keringat ini berbau asam, berarti banyak racun perlu dikeluarkan, bukan perlu parfum, tapi jaga makan dan minum air putih. Ketika kencing berwarna kuning pekat, kulitmu kering, tubuhmu hangat dan pinggir lidahmu bergelombang. Tubuh ini sedang berucap “aku kurang cairan”… Maka segeralah minum air putih.  Jangan engkau isi ia dengan minuman dingin penuh dengan gula dan sirup.

Ketika *kotoran kita encer atau malah keras dan bentuknya seperti kotoran kambing yang berbau menyengat.  Tubuh sedang meradang. Jangan makanan penuh pestisida, penyedap rasa dan sejenisnya.  Ketika nyeri dada bahkan sampai keringat dingin, berarti pembuluh sedang macet, Maka pebaiki pola makan dan hirup oksigen pagi sehingga darah bisa lancar.

Bagaimana bila lutut sakit dan meradang, apa yang perlu dilakukan? Bagaiamana bila tengkuk ini berat, penuh sumbatan?, Ternyata tubuh yg paling mengerti yang dirasakan dan dibutuhkan, punya cara memberi isyarat sehingga tubuh menjadi sehat, bahagia dan luber bervibrasi.

Caranya?

Bila mengalami keluhan dan gejala tersebut, maka perlu meningkatkan potensi sel tubuh.  Diketahui bahwa sel sel pada tubuh atau bahkan ternak atau tanaman itu pada kondisi ideal itu luar biasa tangguhnya, punya daya tahan dan kemampuan adaptasi tinggi. Namun sel sel tubuh juga bisa stres, loyo, lemot dan sejenisnya, akibat dari polusi udara, pencemaran, bising, pengaruh emosi, ego, pola makan tdk tepat, kurang tidur, kurang istirahat dll.

Akumulasi dari kondisi sel sel demikian akan berpengaruh dan tercermin pada level stamina tubuh, kecerdasan, kebugaran dll.

Bagaimana cara dlm sel shg direapon positif oleh tubuh.

Sebagai contoh dari bahan tanaman itu diproses atau diolah dijadikan sejenis elisitor sedemikian rupa, diberi katalis “kinesiologi”, untuk meningkatkan kualitas bahan pangan kita. Kalibrasi kualitas produk pangan yang baik dapat diuji dari dampak pangan itu terhadap kemampuan pergerakan tubuh kita yang jauh meningkat setelah meminum atau memakan elisitor yang dapat meningkatkan potensi sel kita sehingga sebagai contoh dapat bergerak naik turun tangga berulang kali tanpa merasakan kelelahan. Itu salah satu contoh nyata kecerdasan tubuh manusia. Hal semacam ini juga bisa direplikasi untuk seluruh maklum hidup.

Perkembangan hingga kini.

Dus Biosaka dapat dikelompokkan sebagai elisitor A yang diperoleh dari bahan yang sehat-paripurna dan diaplikasikan lahan / tanaman untuk menjaga produktivitas tanaman dengan keterbatasan input eksternal. Sementara elisitor B adalah elisitor yang tujuan utamanya adalah menghasilkan hasil panen pertanian yang setelah melalui pengolahan lanjut ditujukan untuk menjadi elisitor bagi manusia dalam menjaga potensi sel yang sehat dan cerdas sebagai fondasi manusia untuk meraih kesehatan dan kecerdasan.

Dari sisi lain Biosaka adalah salah satu jenis dari elisitor, karena elisitor itu bisa benda hidup atau benda mati (biotik atau abiotik). Oleh karena itu elisitor merupakan bagian kecil dari ilmu epigenetik. Epigenetik itu melibatkan bahan yang kasat mata dan tidak kasat mata serta mengkaji multi sinyal yang lebih kompleks. Ukuran yang diamati pada epigenetik adalah jenis hormon stres atau kebahagiaan sebagai resultan respons tubuh terhadap pengaruh sinyal eksternal dan sinyal internal tubuh.

Nah, persoalan yang ada adalah, bila kondisi tubuh kita belum harmoni, dan berinteraksi dg alam sekitar; lahannya pun akan sulit menjadi harmoni. Di antara petani kita masih banyak yang menggunakan pestisida kimia sintetis yang disemprotkan pada lahan garapan. Lahannya menjadi tandus, kahat, rusak, cacing, belut ikut mati, mikroorganisme lainnya pun ikut tiarap.

Semakin banyak input eksternal masuk ke dalam lahan, semakin tidak harmoni lahan tersebut seperti sudah terbukti dengan aplikasi praktik LEISA atau Low External Input Sustainable Agriculture.

Bagaimana kaitannya dengan tubuh supaya harmoni? Supaya harmoni, harus ada keseimbangan tubuh antara jasmani, hati dan pikiran. Kita tidak bisa mengubah hati kita, kita tidak mudah mengubah pikiran kita, yang bisa dilakukan adalah memengaruhi fisik kita.

Dalam kinesiologi, yang akan diubah adalah fisik tubuh atau jasmani kita supaya harmoni. Kalau tubuh tidak harmoni yakni makan, kerja, tidur, olah raga tidak seimbang maka kita akan sampai pada level paling rendah, sakit. Kita masuk kategori sakit kalau secara pribadi mengeluh karena terasa sakit dan secara kedokteran analisis uji laboratorium yang diperiksa dokter menunjukkan kriteria sakit. Jadi dua sisi melihatnya, sisi pribadi dan sisi orang menilai sakit. Kalau kategori lemah berada pada level di atasnya sakit, kita mengeluh merasakan tidak enak badan tapi hasil pemeriksaan dokter tidak ada indikator menunjukkan kriteria sakit. Berarti tubuh kita melemah. Level di atasnya melemah adalah sehat. Kalau sehat, di tubuh tak ada keluhan apa-apa dan menurut dokter tidak ditemukan apa-apa.

Level berikutnya happy yaitu sehat lahir dan batin. Vibrant adalah level tertinggi yakni bahagia bersama. Vibrant itu happy yang luber, bahagia bersama. Kita memiliki energi berlebih dan luber berbagi kepada sekitar.

Berikutnya kinesiologi dapat mengungkap kecerdasan tubuh. Tubuh kita itu cerdas, mirip termometer dan segala ukuran meter yang lain. Kita diberikan panca indra luar biasa untuk bisa merasakan semua yang ada di sekitar. Cuma kita semua belum tahu caranya.

Begitulah dimaklumkan tentang Biosaka yang saat ini oleh banyak orang dianggap tidak masuk akal. Namun pada saatnya nanti, seiring meluaskan ilmu fisika modern, mekanika quantum, maka berbagai misteri pada biosaka akan bisa diterima bagi kalangan ilmuwan yang berbasis quantum, yang mendalami bukan teori tapi apa itu penerapan energi, vibrasi dan gelombang frekwensi

Namun pada akhirnya pertanian akan kembali mengarah ke harmoni dengan Biosaka sebagai salah satu pemicunya. Elisitor Biosaka adalah sebuah paradigma baru yang mengajak kembali ke alam.

Selamat berbiosaka jilid 1 dan 2, sepenggal tulisan untuk menambah wawasan dan semoga bermanfaat.

By admin

Jurnalist dan videografer peduli alam dan lingkungan spesifik dunia pertanian dan peternakan